PENILAIAN HARIAN 2 BAB 2
LINK PH 2 : https://forms.gle/KgBZfbTNyfH7erKy6
TOKEN : ...........
PENILAIAN HARIAN 2 BAB 2
LINK PH 2 : https://forms.gle/KgBZfbTNyfH7erKy6
TOKEN : ...........
PH 1 : ALAT REPRODUKSI MANUSIA
LINK : https://forms.gle/wd3YcKHzRtMwp68y8
TOKEN : ........
link video > https://www.youtube.com/watch?v=foq_zU4D2vk
Part 1 > https://www.youtube.com/watch?v=M7p6m0b_epQ
Part 2 > https://www.youtube.com/watch?v=AstMtW2BK-w
zat adiktif
> https://www.youtube.com/watch?v=axPHdIDPX6g
> https://www.youtube.com/watch?v=XMh-R1prjIE
REMEDIAL SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA
LINK : https://forms.gle/EGkidfM2sYDbrZCY6
TOKEN : ........
PEWARISAN SIFAT
A. GEN DAN KROMOSOM
• Genetika adalah Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat keturunan.
• Gen adalah suatu substansi kimia dalam kromosom yang bertanggung jawab terhadap
pewarisan sifat organisme.
• Gen dalam kromosom terletak di lokus gen.
• Fungsi Gen
: 1. Mengatur perkembangan dan metabolisme individu
2. Menyampaikan informasi genetik dari generasi ke generasi berikutnya
3. Sebagai zarah tersendiri dalam kromosom
• Sifat anak merupakan pewarisan sifat-sifat kedua orang tuanya.
• Pewarisan sifat dapat terjadi karena adanya kromosom dalam sel.
• Kromosom berupa benang-benang halus( kromatin) yang berada di dalam inti sel.
• Kromosom merupakan suatu rangkaian kimia yang terdiri dari gula, asam, basa, protein dan
DNA ( Deoxyribose Nucleid Acid )
• Kromosom dibedakan menjadi 2 yakni :
- Autosom ( Kromosom sel tubuh ) ; yakni kromosom penyusun sel tubuh
- Gonosom ( Kromosom sex ) ; yakni kromosom yang membentuk gamet ( sel kelamin )
• Jumlah kromosom di dalam sel tubuh disebut diploid (2n)
• Jumlah kromosom di dalam sel kelamin disebut haploid
• Di dalam sel kelamin manusia terdapat 23 kromosom (Haploid)
• Apabila terjadi pembuahan (fertilisasi) maka sel sperma 23 kromosom (Haploid)
dan 23 kromosom sel telur ( haploid) akan membentuk zigot berjumlah 46 kromoson ( diploid )
• Sel tubuh manusia memiliki 46 kromosom
• Satu pasang haploid kromosom dari satu spesies disebut Genom
• Kromosom dihubungkan oleh Sentromer
• Fungsi kromosom sebagai pembawa informasi genetik
di dalam sel
B. BEBERAPA ISTILAH DALAM GENETIKA
• Dominan
: Sifat yang muncul pada
keturunannya dan mampu menutupi (mengalahkan)
sifat pasangannya
• Resesif : Sifat yang tidak muncul karena tertutupi (dikalahkan) oleh sifat pasangannya
• Intermediet : Sifat yang muncul merupakan perpaduan sifat kedua induknya.
• Alel : Pasangan lambang sifat ( missal sifat T menentukan sifat tinggi, t menentukan sifat
kerdil, maka T dan t disebut alel )
• Gamet : Sel kelamin
• Filial :
Keturunan ( generasi )
• Parental :
Induk ( orang tua )
• Fenotip : Sifat yang tampak pada individu ( misal ; batang
tinggi, warna merah, rambut keriting )
• Genotip
: Sifat dasar individu yang tidak
tampak dan bersifat tetap ( TT , tt , Tt )
• Homozigot : Individu
yang genotipnya terdiri dari alel yang sama ( TT atau tt )
• Heterozigot
: Individu yang genotipnya terdiri
dari alel yang tidak sama ( Tt atau Mm )
• Hibrid : Hasil
perkawinan antara dua individu yang mempunyai sifat beda.
• Monohibrid
: Perkawinan antara dua individu
dengan satu sifat beda.
• Dihibrid :
Perkawinan antara dua individu dengan dua sifat beda.
• Trihibrid :
Perkawinan antara dua individu dengan tiga sifat beda.
• Polihibrid :
Perkawinan antara dua individu dengan banyak sifat beda
• Hemofili : Penyakit
keturunan pada manusia yang menyebabkan darah sukar membeku ketika
terjadi luka
• Letal :
Gen yang dapat menyebabkan kematian
• Brakhidaktili :
Penyakit keturunan melalui autosom dominan dengan jaripendek.
• Sindaktilli : Penyakit keturunan melalui autosom dominan dengan jari bergabung
• Polidaktili : Penyakit keturunan melalui autosom dominan dengan jarilebih dari lima.
• Albino
: Penyakit
keturunan disebabkan gangguan pada pembentukan pigmen melanin kulit
• Mutasi : Peristiwa berubahnya gen/kromosom suatu individu yang bersifat menurun.
• Mutan
:
Individu yang telah mengalami mutasi. ( contoh ; seorang anak bermata
biru
sedangkan orang tuanya tidak ada yang bermata
biru )
C. PERSILANGAN
1. Persilangan Monohibrid ( Persilangan dengan
1 sifat beda )
a. Sifat dominant resesif
Contoh
: Bunga merah (MM) disilangkan dengan bunga putih (mm)
P1 : ♂ MM x ♀ mm
Gamet P1 : M m
F1 : Mm
( bunga warna merah )
P2 : ♂
Mm x ♀
Mm
Gamet P2 : M M
M m
F2 :
|
♂ ♀ |
M |
m |
|
M
|
MM |
Mm |
|
m
|
Mm |
mm |
Perbandingan fenotip :
3 : 1
( 75% Bunga merah : 25% Bunga putih )
Perbandingan genotip : 1 : 2 : 1 ( 25% MM : 50% Mm : 25% mm )
b. Sifat Intermediet
P1 : ♂ MM x ♀ mm
Gamet P1 : M m
F1 : Mm
( bunga
warna merah muda )
P2 : ♂
Mm x ♀
Mm
Gamet P2 : M M
M m
F2 :
|
♂ ♀ |
M |
m |
|
M |
MM |
Mm |
|
m |
Mm |
mm |
Perbandingan
fenotip : 1
: 2 :
1
( 25% Bunga merah : 50% Bunga merah muda :
Putih 25% )
Perbandingan
genotip : 1 :
2 : 1
( 25% MM : 50% Mm : 25% mm )
2. Persilangan
Dihibrid ( Persilangan dengan 2
sifat beda )
Contoh : kacang ercis berbiji Bulat-Kuning ( BBKK ) dengan kacang ercis berbiji
keriput-hijau ( bbkk )
P1 : ♂ BBKK x ♀ bbkk
Gamet P1 :
BK bk
F1 BbKk
( biji bulat warna kuning )
P2 : ♂ BbKk x ♀ BbKk
Gamet P2 : BK,Bk,bK,bk BK,Bk,bK,bk
F2 :
|
♂ ♀ |
BK |
Bk |
bK |
bk |
|
BK |
BBKK |
BBKk |
BbKK |
BbKk |
|
Bk |
BBKk |
BBkk |
BbKk |
Bbkk |
|
bK |
BbKK |
BbKk |
bbKK |
bbKk |
|
bk |
BbKk |
Bbkk |
bbKk |
bbkk |
Perbandingan fenotip : Bulat
Kuning : Bulat Keriput : Keriput Kuning : Keriput Hijau
9 : 3 : 3
: 1
Perbandingan genotip : BBKK : BBKk : BbKK : BbKk : Bbkk : BBkk : bbKK :
bbKk : bbkk
1 : 2 : 2 : 4 : 2 : 1 : 1 : 2 : 1
Sifat genotip dan fenotip pada F2 :
|
NO |
Genotip |
Fenotip |
Jumlah |
|
1 |
BBKK |
Bulat Kuning |
1 |
|
2 |
BBKk |
Bulat Kuning |
2 |
|
3 |
BbKK |
Bulat Kuning |
2 |
|
4 |
BbKk |
Bulat Kuning |
4 |
|
5 |
Bbkk |
Bulat Hijau |
2 |
|
6 |
BBkk |
Bulat Hijau |
1 |
|
7 |
bbKK |
Keriput Kuning |
1 |
|
8 |
bbKk |
Keriput Kuning |
2 |
|
9 |
bbkk |
Keriput Hijau |
1 |
Sering kali lumut merupakan tumbuhan yang pertama kali tumbuhpada lingkungan yang sudah rusak misalnya akibat aliran lava atau
akibat kebakaran hutan.
Oleh karena itu, lumut juga disebut organisme pioner / tumbuhan perintis.
2. Reproduksi tumbuhan Paku ( Pteredophita ).
Metagenesis tumbuhan paku
Contoh ; pinus, melinjo,pakis haji, jambu mente.
tumbuhan berbiji terbuka ( Gymnospermae ) adalah kelompok tumbuhan yang bijinyatidak tertutup oleh kulit buahGymnospermae berasal dari bahasa yunani, gymnos : telanjang, spermae : bijiØ Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)pada tumbuhan berbiji tertutup ( Angiospermae ), biji atau bakal biji terlindungioleh bakal buah sehingga tidak akan tampak dari luarContoh ; mangga, rambutan, jeruk, apel, sirsak, pepaya, dsb.Pembuahan pada tumbuhan berbiji tertutup berlangsung dua kali, yaitu satuInti generatif membuahi inti sel telur dan menghasilkan zigot, sedangkan intigeneratif lainnya melebur dengan inti polar membentuk inti kandung lembaga sekunder.
Bunga adalah alat reproduksi generatif pada tumbuhan
Struktur bunga
Berdasarkan
alat kelaminnya, bunga dibedakan menjadi tiga, yakni ;
Ø Bunga hermaprodit : bunga yang memiliki benangsari dan putik (bunga semputna)Ø Bunga jantan : bunga yang hanya memiliki benangsariØ Bunga betina : bunga yang hanya memiliki putik
Berdasarkan bagian-bagiannya bunga dibedakan menjadi dua kelompok ;Ø Bunga lengkap : bunga yang memiliki benangsari, putik, kelopak
dan mahkota
Ø Bunga tak lengkap : bunga yang tidak memiliki salah satu dari bunga
lengkap.Penyerbukan / Persarian ( Polinasi );
Penyerbukan adalah proses menempelnya serbuksari ke kepala putikBerdasarkan perantaranya penyerbukannya dibedakan menjadi
Ø Anemogami : penyerbukan yang dibantu oleh anginØ Entomogami : penyerbukan yang dibantu oleh seranggaØ Ornitogami : penyerbukan yang dibantu oleh burungØ Kiropterogami : penyerbukan yang dibantu oleh kelelawarØ Antropogami : penyerbukan yang dibantu oleh manusiaØ Hidrogami : penyerbukan yang dibantu oleh airØ Zoodiogami : penyerbukan yang dibantu oleh hewanØ malakogami penyerbukan yang dibantu oleh siput
Berdasarkan asal usul serbuk sarinya penyrbukan dibedakan menjadi ;
1. KonjugasiØ Autogami ( penyerbukan sendiri ) :Serbuksari yang menempel pada putik berasal dari bunga itu sendiriØ Geitonogami ( penyerbukan tetangga )Serbuksari yang menempel pada putik berasal dari bunga lain padaTumbuhan itu jugaØ Alogami / Xenogami ( penyerbukan silang )Serbuksari yang menempel pada putik berasal dari bunga tumbuhan lainyang sejenis.Ø Hibridogami ( penyerbukan bastar )Serbuksari yang menempel pada putik berasal dari bunga tumbuhan lainyang tidak sejenis ( berbeda )a. Perkembangbiakan generatif pada hewan tingkat rendah
2. VEGETATIF ( SECARA TAK KAWIN )
Perkembangbiakan vegetatif : terjadinya individu baru tanpa adanya
penyatuan sel kelamin ( gamet ) jantan dan sel kelamin betina.
Merupakan batang dengan ruas-ruas yang sangat rapat dikelilingi oleh
berlapis-lapis daun yang saling menutupi.